close

Sudah Berapa Jauhkah Aku Berjalan?

By  


Oleh Moel Andre

Ketika kamu bisa merasakan perihnya dihianati saat itu kamu belajar pentingnya menepati janji kamu juga akan bisa mengerti bahwa jalan hidup tidak selamanya datar maka, kamu harus tegar

Tidak masalah jika sebagian orang memandangmu sebelah mata, tapi kamu harus buktikan bahwa kamu masih punya potensi yang bisa dikembangkan sehingga kamu menemui jalan kesuksesan yang kamu dambakan dan pada akhirnya nanti mereka akan terdiam membisu dengan tatapan kosong penuh tanda tanya dan penyesalan

Dalam hidup ini, kamu tidak perlu memikirkan semua perkataan, kritikan mereka yang tidak pernah merasakan apa yang sudah kamu alami, karena hal itu hanya akan menjadi beban fikiran dan melemahkan semangat perjuangan yang selama ini begitu besar dalam dirimu

Hidup ini hanya ujian yang sudah dijanjikan Allah maka, jalanilah, hadapilah seolah-olah kamu kesatria dimedan laga, dengan semangat pantang menyerah sebelum lembaran terakhir hidup kamu berakhir

Jika suatu saat nanti kamu berjibaku mencari harta sehingga kamu melupakan untuk apa kamu diciptakan cepat-cepatlah kamu luruskan niat dan tata kembali hatimu dengan melihat kedalam dirimu, dan katakan dalam hati sudah berapa jauh aku berjalan? sudahkan aku siap menghadap Allah? Tuhan sekalian alam

Semoga Renungan Hikmah Singkat ini bermanfaat buat kita semua, terimah kasih sudah membaca.

ADVERTISEMENT
Toko Sisi

About Toko Sisi

Sabar dan tahan uji, serta penuh harap (optimisme) terhadap pertolongan Allah seperti dipesankan Khalifah Umar haruslah menjadi keyakinan kaum beriman. Dalam Alquran ditemukan banyak ayat yang menjanjikan kemudahan di balik kesulitan.

Subscribe to this Blog via Email :