close

Imam Ahmad bin Hambal - Si Yatim Penggores Sejarah

By  

Imam Ahmad lahir di baghdad tahun 164 H/780 M. Ayahnya berasal dari Syibani wafat ketika ia masih anak-anak. Sejak itu, ibunya yang mengasuh dan mengajarkan ilmu agama, menghafal Al Qur'an, dan mempelajari bahasa Arab.

Saat berusia 15 tahun, Imam Ahmad mulai belajar ilmu Hadits. Di usianya yang ke 20 tahun, ia memulai perjalanan menimba ilmu ke kota kuffah, Makkah, Madinah, Syam, Yaman, dan kembali ke Baghdad. Di Baghdad ia belajar kepada Imam Syafi'i, ketika Imam ini tinggal di Baghdad selama dua tahun.

Pribadinya yang teguh dan berpendirian kuat, membuatnya berani berkata keras dihadapan penguasa. Inilah yang menyebabkan ia mendapatkan siksaan berat dimasa kekhalifahan al-Ma'mun al-Abbasi pada tahun 212 H, akibat perdebatannya tentang masalah pemakhlukan Al-Qur'an. Ia melanggar maklumat dari sang khalifah, yang harus mengakui bahwa Al-Qur'an adalah makhluk.

Akibat sikapnya ini, Imam AHmad menerima hukuman penjara, dirantai, dan diasingkan keluar dari baghdad. Siksaan yang dialaminya berlangsung selama 28 bulan.

Selama hidupnya, Imam AHmad menulis berbagai kitab, diantaranya, al-Musnad, an-Nasikh, al'ilal, dan as-Sunan fil-Fiqhi. Imam Ahmad wafat hari jum'at tahun 241 diusia 77 tahun.

Artikel : Si yatim Penggores Sejarah

ADVERTISEMENT
Toko Sisi

About Toko Sisi

Sabar dan tahan uji, serta penuh harap (optimisme) terhadap pertolongan Allah seperti dipesankan Khalifah Umar haruslah menjadi keyakinan kaum beriman. Dalam Alquran ditemukan banyak ayat yang menjanjikan kemudahan di balik kesulitan.

Subscribe to this Blog via Email :