close

Jaga Lingkungan Kita

By  

Bisakah manusia hidup tanpa air ? Jawabannya pasti tidak bisa, seperti manusia tidak bisa hidup tanpa udara, tanpa tanah dan tanpa makhluk lainnya, karena manusia tidak bisa hidup sendirian dan manusia adalah makhluk sosial yang pasti membutuhkan makhluk lainnya, maka pantaskah kita merusak alam, pantaskah kita merusak apa yang paling kita butuh kan di dunia ini?

Alam seperti ibu kita, dia akan memberikan apa saja kepada anaknya, berbagai kebutuhan, air, udara, tumbuh-tumbuhan, hewan dan lain sebagainya, namun manusia adalah makhluk serakah dan bodoh yang tidak pernah puas atas apa yang telah diberikan. Manusia butuh air namun dengan seenaknya dia membuat air itu tercemar, pencemaran lingkungan lewat rumah tangga dan limbah industri yang berbahaya, seperti pada kasus Buyat yang terjadi di Indonesia dan kasus Minamata di Jepang paska Perang Dunia ke II, semuanya menghancurkan biota makhluk sekitarnya dan meninggalkan tak sedikit korban.

Musim penghujan saat ini membuat beberapa daerah terendam banjir, di Jakarta, Bandung dan beberapa daerah lainnya. Hal itu karena ulah manusia yang tidak jera-jera membuang sampah sembarangan hingga membuat sungai-sungai dipenuhi dengan berbagai sampah, berbagai upaya telah dilakukan oleh beberapa orang dengan mendaur ulang sampah tersebut, namun tak sedikit dari saudara-saudara kita yang tak peduli terhadap lingkungan.

Bisakah manusia saat ini menjadi anak yang baik untuk alam, anak yang berbakti yang senantiasa menghijaukan lingkungan tanpa menebang pohon sembarangan, tanpa membuang sampah dimana-mana dan tanpa membuat hewan kelaparan karena tak mampu lagi mencari makanan yang bergizi karena lingkungan mereka harus teracuni oleh polusi udara yang setiap harinya semakin tebal karena timbal-timbal yang semakin tebal?

Kerusakan alam saat ini memang cukup memprihatinkan, gempa bumi tahun ini saja sudah beberapa kali terjadi di bumi Indonesia, banjir malah hampir setiap hari apalagi di kawasan rawan banjir. Padahal Allah sudah menyebutkan dalam Al-qur’an “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di bumi setelah diciptakan dengan baik. Berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan.” (Q.S. 7 :56)

Al-Qur’an tersebut sangat jelas menyebutkan bahwa sebagai manusia kita mesti menjaga lingkungan kita, mencintainya, memberikan apa yang alam butuhkan, karena Allah menciptkan alam ini dalam keadaan baik dan sempurna. Maka sudah selayaknya manusia berbuat kebaikan dengan menjaga lingkungan sekitar kita. Pada dasarnya manusia membutuhkan alam untuk mensuport kehidupan, harusnya kita belajar menjadi manusia yang simbiosis mutualisme saling membutuhkan dan tidak saling merugikan satu sama lain, jangan menjadi manusia yang hanya enak sendiri tanpa memperdulikan lingkungan kita sendiri (simbiosis parasitisme).

Bagaimana caranya kita memperbaiki perlakuan kita dan bertobat atas kerusakan yang telah kita lakukan ? Berikut ada beberapa tips yang di posting dari Gitas blog :

Hemat air
· Tutup rapat-rapat keran air setelah digunakan.
· Saat mencuci piring, jangan membersihkan di bawah air keran yang mengalir.
· Saat sikat gigi, gunakan segelas air untuk berkumur. Jangan membiarkan air keran terus mengalir selama menyikat gigi.

Hemat energi
· Matikan lampu, TV, radio, atau alat elektronik lainnya saat tidak dipakai.
· Gunakan lampu neon sebagai pengganti lampu pijar. Selain lebih terang untuk jumlah pemakaian energi yang sama, lampu neon juga lebih tahan lama.

· Hindari penggunaan kendaraan untuk menempuh tempat yang berjarak dekat. Biasakan jalan kaki, selain lebih sehat, polusi juga dapat dikurangi.

Tanam pohon
Tanam pohon di taman rumah atau sekolah / lingkungan kerja. Pohon-pohonan dapat menyerap gas karbondioksida yang beracun dan memproduksi oksigen yang dibutuhkan untuk bernapas.

Sampah
· Biasakan membuang sampah pada tempatnya.
· Bawa tas belanjaan sendiri saat berbelanja ke pasar untuk mengurangi penggunaan plastik.
· Coba gunakan kembali barang-barang yang masih dapat digunakan. Contoh : botol bekas untuk vas bunga, kertas bekas untuk kertas coret-coretan.

Semoga kita bisa menjadi khoiron umah yang tidak hanya berbuat yang terbaik untuk orang disekitar kita, namun kitapun bisa memberikan yang terbaik untuk alam kita.

Rep. rumah-yatim.org

ADVERTISEMENT
Toko Sisi

About Toko Sisi

Sabar dan tahan uji, serta penuh harap (optimisme) terhadap pertolongan Allah seperti dipesankan Khalifah Umar haruslah menjadi keyakinan kaum beriman. Dalam Alquran ditemukan banyak ayat yang menjanjikan kemudahan di balik kesulitan.

Subscribe to this Blog via Email :